Ahad, 30 Disember 2012

haramkan ilmu? Part 1

Assalamu'alaikum,

ingin aku nyatakan, aku xde niat utk menyebelahi ne2 pihak. marilah kita sama2 buka hati dan minda kita :)
i got a call just now.
Miss I bgth, seorang ustazah di tempat dia study skang tlh bersumpah
1) mengharamkan segala ilmu yang dia ajar pada sp2 student dia yg berkapel.
2) student yg kapel akan menerima balasan.
3) student yg kapel itu tidak berakhlak.

sebelum kte ckp tntang kapel, aku rs nk brcakap tntang dakwah dahulu.
nk mengajak semua brfikir..
adakah dakwah dilakukan secara paksaan?
secara kasar?
memerli?menghina?menjatuhkan hukum?
dengan mengugut?

astaghfirullahal'azim..sebagai manusia  kte perlu th pe cara terbaik sbnrnya.

aku nk petik sedikit ayt dan firman Allah s.w.t dalam novel Sinergi karya Hilal Asyraf,

Soalan: Kita perlu berusaha mencarikan (nikmat kefahaman)? Fikrah Islam yg ada pada kita tidak datang bergolek.

Jawapan: Sebab itulah bagi yg sudah jumpa (nikmat kefahaman), perlu berusaha dan mendekati mereka.
           Firman Allah s.w.t,
           "Dan tidaklah Kami menurunkan azab melainkan Kami mengutuskan Rasul."
            (Al-Israk : 15)
     
marilah kte belajar cara nabi dalam berdakwah sebab bnyk dakwah bukan menyeru ke jalan Islam tetapi akhirnya mengkafirkan sesama muslim, na'uzubillah.

utk mendapatkan cerita lanjut, bacalah di sini :)


sedikit aku ambil dari blog di atas,

(Nabi lemah-lembut dalam berdakwah:

Allah Ta’ala berfirman: 
“Dan orang-orang yang menahan amarahnya serta memaafkan kepada orang banyak dan Allah itu mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (Ali-Imran: 134)

Allah Ta’ala berfirman lagi: 
“Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan itu. Tolaklah kejahatan itu dengan cara yang sebaik-baiknya, sehingga orang yang bermusuhan antara engkau dengan ia akan menjadi teman yang amat setia. Perbuatan sedemikian itu tidak akan diberikan kepada siapapun, selain dari orang-orang yang berhati sabar dan tidak pula diberikan melainkan kepada orang yang mempunyai keberuntungan besar.” (Fushshilat: 34-35)

Dari Aisyah ra, katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: 
“Sesungguhnya Allah itu Maha Lemah Lembut dan mencintai sikap yang lemah lembut dalam segala perkara.” (Muttafaq ‘alaih) )


Ingin aku tambah, sekalipun org yg berkata tentang Ilmu, berbicara soal dakwah, menegur perkara mungkar, walaupun sebenarnya org itu tidak menutup aurat, masih melakukan perkara mungkar, miskin, seolah2 tidak pnya ilmu dll tapi kata2 mereka yang baik adalah patut didengari. Tanggungjawab berdakwah itu semua org perlu melakukan walau sapa pun dia. Dakwah itu sentiasa berterusan walaupun sepotong ayat.
So please, dont judge a book by its cover.



               {Dari Anas bin Malik r.a., dia berkata,kami bertanya," Ya Rasulullah, kami tidak akan mengamalkan semua kebaikan ( ilmu: sunnah/ amal saleh) dan kami tidak akan mencegah ( dakwah/ amar ma'ruf nahi mun'kar) kemungkaran sebelum kami meninggalkan semua kemungkaran." 
Maka Nabi saw. bersabda,"tidak, bahkan serulah kepada kebaikan meskipun kalian belum mengamalkan semuanya,dan cegahlah dari kemungkaran,meskipun kalian belum meninggalkan semuanya."
( Hr. Thabrani )}



Jadi, marilah kita berfikir dengan mengambil kira semua benda..jgn berfikir hanya mengikut logik akal :)
Insyaallah, aku akan sambung entry ini.





Dari insan yg lemah,

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...